<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Adat Pernikahan</title>
	<atom:link href="http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/</link>
	<description>Studying Indonesian-Chinese culture</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Nov 2009 08:52:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: atha lakuary</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3505</link>
		<dc:creator>atha lakuary</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 01:32:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3505</guid>
		<description>Bagus untuk menambah &lt;a href=&quot;http://indopedia.gunadarma.ac.id&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;wawasan&lt;/a&gt; untuk kita,,, :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagus untuk menambah <a href="http://indopedia.gunadarma.ac.id" rel="nofollow">wawasan</a> untuk kita,,, :D</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Vera</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3457</link>
		<dc:creator>Vera</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 09:52:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3457</guid>
		<description>Mau tanya donk soal ciong nih, memang betul kalau selisih 6 thn itu ciong besar?? maksudnya bagaimana?? Kan kita sudah ada Tuhan yang selalu mengatur hidup kita, apa betul ciong itu masih berpengaruh?? Mohon comment donk bagi orang yang bener2 mengerti tentang ciong itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mau tanya donk soal ciong nih, memang betul kalau selisih 6 thn itu ciong besar?? maksudnya bagaimana?? Kan kita sudah ada Tuhan yang selalu mengatur hidup kita, apa betul ciong itu masih berpengaruh?? Mohon comment donk bagi orang yang bener2 mengerti tentang ciong itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nita</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3454</link>
		<dc:creator>Nita</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 04:02:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3454</guid>
		<description>Kenapa manusia bikin adat yang ribet2? bukankah inti dari sebuah pernikahan adalah menyatukan 2 anak manusia? Kalau beda suku tapi seagama bukankah yang lebih utama adalah agama? Dalam Islam setau saya dari yang telah saya baca, yang utama adalah ijab-kabul, mahar dan walimahan (semampunya). Manusia membuat peraturan sendiri dan mempersulit keadaan dengan budaya ini itu sehingga menjadi ribet dan bermasalah. Nikah aja sederhana, pernikahan itu hanyalah gerbang suatu kehidupan jadi sebaiknya duit ditabung aja buat kebutuhan rumah tangga kelak (melahirkan, pendidikan anak, gizi dan kesehatan, dll). Kita nggak pernah tau apa nantinya kita akan tetap punya uang atau tidak. Yesterday is history and tommorow is mistery. Betul tidak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa manusia bikin adat yang ribet2? bukankah inti dari sebuah pernikahan adalah menyatukan 2 anak manusia? Kalau beda suku tapi seagama bukankah yang lebih utama adalah agama? Dalam Islam setau saya dari yang telah saya baca, yang utama adalah ijab-kabul, mahar dan walimahan (semampunya). Manusia membuat peraturan sendiri dan mempersulit keadaan dengan budaya ini itu sehingga menjadi ribet dan bermasalah. Nikah aja sederhana, pernikahan itu hanyalah gerbang suatu kehidupan jadi sebaiknya duit ditabung aja buat kebutuhan rumah tangga kelak (melahirkan, pendidikan anak, gizi dan kesehatan, dll). Kita nggak pernah tau apa nantinya kita akan tetap punya uang atau tidak. Yesterday is history and tommorow is mistery. Betul tidak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Konsultan Asuransi</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3446</link>
		<dc:creator>Konsultan Asuransi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 06:15:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3446</guid>
		<description>artikelnya bauat nambah wawasan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikelnya bauat nambah wawasan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dhyana</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3442</link>
		<dc:creator>Dhyana</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2009 01:19:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3442</guid>
		<description>Nggak apa-apa kok; kan yang penting kehidupan rumah tangga pasutri. 

Yah... kalau keluarga besar nggak suka ya jangan dekat2 dengan mereka...

Reaksi mereka biasanya tergantung berapa banyak pasangan campur di keluarga besar itu sendiri. Contohnya; dari keluarga mama aku, tidak ada yang menikah campur jadi mereka gampang sewot kalau sepupu2 aku mau menikah campur atau bahkan menikah beda agama. Bahkan mereka tidak suka kalau ada yang menikah dengan orang China asli dari P.R.China. 

Sedangkan dari keluarga papa, karena banyak yang menikah campur (dan mungkin tingkat pendidikan juga berpengaruh?) mereka lebih menerima pernikahan campur. 

*At the end of the day its your life and your family that you&#039;re going to build; its up to you how much you&#039;re gonna let the others interfere with your marriage :) Good luck!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nggak apa-apa kok; kan yang penting kehidupan rumah tangga pasutri. </p>
<p>Yah&#8230; kalau keluarga besar nggak suka ya jangan dekat2 dengan mereka&#8230;</p>
<p>Reaksi mereka biasanya tergantung berapa banyak pasangan campur di keluarga besar itu sendiri. Contohnya; dari keluarga mama aku, tidak ada yang menikah campur jadi mereka gampang sewot kalau sepupu2 aku mau menikah campur atau bahkan menikah beda agama. Bahkan mereka tidak suka kalau ada yang menikah dengan orang China asli dari P.R.China. </p>
<p>Sedangkan dari keluarga papa, karena banyak yang menikah campur (dan mungkin tingkat pendidikan juga berpengaruh?) mereka lebih menerima pernikahan campur. </p>
<p>*At the end of the day its your life and your family that you&#8217;re going to build; its up to you how much you&#8217;re gonna let the others interfere with your marriage :) Good luck!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dhyana</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3441</link>
		<dc:creator>Dhyana</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2009 01:06:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3441</guid>
		<description>@iman

Wah terharu deh...pak

Dulu saya &#039;kabur&#039; dari indo bertahun-tahun yang lalu; kalau semuanya begitu hangat kayak bapak, saya bakal mikir balik ke indo lagi... 

Mungkin bisa kontribusi ilmu yang sudah saya colong dari negara2 lain untuk kemajuan Indonesia...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@iman</p>
<p>Wah terharu deh&#8230;pak</p>
<p>Dulu saya &#8216;kabur&#8217; dari indo bertahun-tahun yang lalu; kalau semuanya begitu hangat kayak bapak, saya bakal mikir balik ke indo lagi&#8230; </p>
<p>Mungkin bisa kontribusi ilmu yang sudah saya colong dari negara2 lain untuk kemajuan Indonesia&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dhyana</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3440</link>
		<dc:creator>Dhyana</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2009 00:59:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3440</guid>
		<description>@Novita:

Hmm, bukannya karena budaya peranakan tionghoa di indo tuh udah kecampur2 ya? Dan ada tendensi merasa bangga kalau kebarat-baratan; katakanlah mereka merasa modern/nggak kampungan, tapi pada saat yang sama masih menunjukkan kalau punya budaya sendiri (bagian pesta tradisionalnya)

Dan agama juga berpengaruh. Ortu aku dulu tahun 79 pestanya 3 macam; tradisional tapi dibuat simple, nggak pakai kostum gede2an, paling2 pakai ciong sam sederhana; misa di gereja, lucu dong kalo pake ciong sam, entar diketawain tamu; resepsi, pakai gaun model china modern kayak bintang film shanghai jaman dulu tuh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Novita:</p>
<p>Hmm, bukannya karena budaya peranakan tionghoa di indo tuh udah kecampur2 ya? Dan ada tendensi merasa bangga kalau kebarat-baratan; katakanlah mereka merasa modern/nggak kampungan, tapi pada saat yang sama masih menunjukkan kalau punya budaya sendiri (bagian pesta tradisionalnya)</p>
<p>Dan agama juga berpengaruh. Ortu aku dulu tahun 79 pestanya 3 macam; tradisional tapi dibuat simple, nggak pakai kostum gede2an, paling2 pakai ciong sam sederhana; misa di gereja, lucu dong kalo pake ciong sam, entar diketawain tamu; resepsi, pakai gaun model china modern kayak bintang film shanghai jaman dulu tuh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dhyana</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3439</link>
		<dc:creator>Dhyana</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2009 00:52:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3439</guid>
		<description>Wah, ruwet banget ya... 

Jadi malu saya orang keturunan sering ke pesta pernikahan sepupu2 tapi kok nggak tau ada beginian. Bentar lagi mau menikah sama tunangan saya tapi karena kita berdua keukeuh mau bayar sendiri biaya pernikahan  jadi kita simpel-in aja... Daripada buat bayar pesta, duitnya buat bulan madu ato beli rumah aja hahaha...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, ruwet banget ya&#8230; </p>
<p>Jadi malu saya orang keturunan sering ke pesta pernikahan sepupu2 tapi kok nggak tau ada beginian. Bentar lagi mau menikah sama tunangan saya tapi karena kita berdua keukeuh mau bayar sendiri biaya pernikahan  jadi kita simpel-in aja&#8230; Daripada buat bayar pesta, duitnya buat bulan madu ato beli rumah aja hahaha&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vya</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3433</link>
		<dc:creator>vya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 07:26:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3433</guid>
		<description>mau tnya,,,saya kn bkan orang china dan agma saya islam tpi sya pnya cowok yg orang china n agma na islam,,,
truz gimna bsok klau acra prnikhan???????
pkai adat china atau tdak?????????
ortu cowok si k2 na china cuman yg ce islam n cowok budha,,,,
ksi sran donk !!!!!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mau tnya,,,saya kn bkan orang china dan agma saya islam tpi sya pnya cowok yg orang china n agma na islam,,,<br />
truz gimna bsok klau acra prnikhan???????<br />
pkai adat china atau tdak?????????<br />
ortu cowok si k2 na china cuman yg ce islam n cowok budha,,,,<br />
ksi sran donk !!!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Adat Pernikahan suku Tionghoa &#171; INDOCULTURE ONLINE</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3428</link>
		<dc:creator>Adat Pernikahan suku Tionghoa &#171; INDOCULTURE ONLINE</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2009 03:28:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/#comment-3428</guid>
		<description>[...] Sumber : iccsg.wordpress.com [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Sumber : iccsg.wordpress.com [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
