<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Sinopis Cerita:  PATEKOAN &#38; KAPITEIN GAN DJIE</title>
	<atom:link href="http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/</link>
	<description>Studying Indonesian-Chinese culture</description>
	<pubDate>Sun, 12 Oct 2008 10:46:03 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Iwan Santosa aka Iwan Ong</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/#comment-3126</link>
		<dc:creator>Iwan Santosa aka Iwan Ong</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jan 2008 16:06:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/#comment-3126</guid>
		<description>Untuk bung Lukman, saya mau urun informasi. Gresik punya saudara kota Grisee di Provinsi Pattani, Kerajaan Siam (Thailand). Warga Jawi (Melayu Thai) menganggap leluhur mereka (termasuk komunitas Tionghoa) mewartakan Islam dari Grisee ke Bandar Gresik di Jawa Timur.
Ada mesjid tanpa atap yang jadi pusat ziarah di kawasan tersebut.
Sekian
Wassalam
Iwan Ong</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk bung Lukman, saya mau urun informasi. Gresik punya saudara kota Grisee di Provinsi Pattani, Kerajaan Siam (Thailand). Warga Jawi (Melayu Thai) menganggap leluhur mereka (termasuk komunitas Tionghoa) mewartakan Islam dari Grisee ke Bandar Gresik di Jawa Timur.<br />
Ada mesjid tanpa atap yang jadi pusat ziarah di kawasan tersebut.<br />
Sekian<br />
Wassalam<br />
Iwan Ong</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: diyan</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/#comment-3119</link>
		<dc:creator>diyan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 08:39:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/#comment-3119</guid>
		<description>salam kenal, saya diyan...saya sedang membuat program dokumenter mengenai sejarah narkoba di jakarta tempo doeloe. saya ingin tahu latar belakang setting sejarah di jakarta ketika candu/madat marak peredarannya. apakah ada faktor budaya tionghoa yang menyebabkan maraknya peredaran candu. selainitu mash banyak lagi pertanyaan yang ada dibenak saya.
saya akan sangat berterimakasih jika bapak Davud Kwa bisa berdiskusi dengan saya...
mohon kesediaannya...

Diyan Surya
0815 110 105 18</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal, saya diyan&#8230;saya sedang membuat program dokumenter mengenai sejarah narkoba di jakarta tempo doeloe. saya ingin tahu latar belakang setting sejarah di jakarta ketika candu/madat marak peredarannya. apakah ada faktor budaya tionghoa yang menyebabkan maraknya peredaran candu. selainitu mash banyak lagi pertanyaan yang ada dibenak saya.<br />
saya akan sangat berterimakasih jika bapak Davud Kwa bisa berdiskusi dengan saya&#8230;<br />
mohon kesediaannya&#8230;</p>
<p>Diyan Surya<br />
0815 110 105 18</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lukman Djauhari</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/#comment-2368</link>
		<dc:creator>Lukman Djauhari</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Aug 2007 04:17:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/#comment-2368</guid>
		<description>Apakabar?
Saya Lukman, orang Gresik yang tinggal di jakarta. Saya sedang mengumpulkan Data2 sejarah tentang kota Gresik (Pingin membuat BUKU), terutama yang berkaitan dengan sejarah BISNIS/NIAGAnya, baik berupa FOTO2 atau DOKUMENTASI/ ARSIP Dagang, Legal, Administrasi dan lainnya. Sebagai contoh: saya punya SURAT PEMESANAN BARANG dari Gresik ke Belanda dan sebaiknya tahun 1899, utuh lengkap dengaN Prangko dan Stempel.
Komunitas Tionghoa cukup mewarnai kota ini (ada PECINAN), artinya PECINAN merupakan MOSAIK yang cukup penting dalam sejarah ini....
Semoga... ada yang bisa bantu saya....

Terima kasih dan salam

Lukman</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apakabar?<br />
Saya Lukman, orang Gresik yang tinggal di jakarta. Saya sedang mengumpulkan Data2 sejarah tentang kota Gresik (Pingin membuat BUKU), terutama yang berkaitan dengan sejarah BISNIS/NIAGAnya, baik berupa FOTO2 atau DOKUMENTASI/ ARSIP Dagang, Legal, Administrasi dan lainnya. Sebagai contoh: saya punya SURAT PEMESANAN BARANG dari Gresik ke Belanda dan sebaiknya tahun 1899, utuh lengkap dengaN Prangko dan Stempel.<br />
Komunitas Tionghoa cukup mewarnai kota ini (ada PECINAN), artinya PECINAN merupakan MOSAIK yang cukup penting dalam sejarah ini&#8230;.<br />
Semoga&#8230; ada yang bisa bantu saya&#8230;.</p>
<p>Terima kasih dan salam</p>
<p>Lukman</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fikri</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/#comment-1983</link>
		<dc:creator>fikri</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jun 2007 08:59:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/#comment-1983</guid>
		<description>saya sangat tertarik dengan cerita ini. bagaimana cara saya beroleh bukunya. salam, fikri</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sangat tertarik dengan cerita ini. bagaimana cara saya beroleh bukunya. salam, fikri</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mimi</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/#comment-1969</link>
		<dc:creator>Mimi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jun 2007 04:06:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/#comment-1969</guid>
		<description>Bapak Davit  Kwa jth 
Nama saya mimi, saya ingin sekali membaca cerita yg ditampilkan bapak yg bernama Manah penyanyi cokek yg terachir. dimana bisa saya temukan ? apakah saya bisa melihat ti Internet? terima kasih atas keterangan bapak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bapak Davit  Kwa jth<br />
Nama saya mimi, saya ingin sekali membaca cerita yg ditampilkan bapak yg bernama Manah penyanyi cokek yg terachir. dimana bisa saya temukan ? apakah saya bisa melihat ti Internet? terima kasih atas keterangan bapak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tegun Setiawan</title>
		<link>http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/#comment-998</link>
		<dc:creator>Tegun Setiawan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2007 06:17:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iccsg.wordpress.com/2006/12/25/sinopis-cerita-patekoan-kapitein-gan-djie/#comment-998</guid>
		<description>Yang terhormat Bpk David Kwa. Sekian kali saya mendengar nama Anda. Terakhir, saya melihat Anda di acara Kick Andy, ketika menampilkan Manah -- penyanyi cokek terakhir di Tangerang. Luar biasa. Anda membangkitkan memori masa kecil saya.

Maaf! Saya belum memperkenalkan diri. Ibu saya asli Betawi, ayah orang Jawa dari Jombang. Saya tidak ingin gede rasa dengan mengatakan di dalam tubuh saya mengalir gen Tionghoa. Yang saya ketahui, ibu saya berkulit kuning bermata sipit, dan asli Betawi dari Kwitang. Seingat ibu saya, neneknya adalah peranakan Tionghoa yang dimakamkan di Kramat Sentiong. Saya tidak pernah menelusuri semua itu.

Saya besar di lingkungan multietnis; Jawa, Betawi, Sunda, dan Tionghoa, di Cengkareng Barat. Tepatnya di Kp Rawa Bengkel. Saya tidak terwariskan kebencian apa pun terhadap etnis tertentu, termasuk Tionghoa. Ayah saya selalu mengatakan; pahami kultur mereka maka kita akan bersikap bijak melihat mereka. 

Sejak masih kuliah, saya selalu mencari tahu soal eksistensi etnis Tionghoa di Indonesia. Sulitnya minta ampun. Saya diberi sejumlah buku karya Pramoedya Ananta Toer. Dari situlah saya banyak tahu soal Tionghoa, tapi kebanyakan di Jawa Tengah dan Timur. Saya lebih fokus tentang etnis Tionghoa di Jakarta. 

Baru bebarapa tahun terakhir ini saya mendapatkan banyak informasi, tapi masih terlalu sedikit. Saya bersyukur mengenal Anda, meski hanya lewat  tulisan. Semoga Anda bisa memenuhi keinginan tahu saya lebih banyak

Terima Kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang terhormat Bpk David Kwa. Sekian kali saya mendengar nama Anda. Terakhir, saya melihat Anda di acara Kick Andy, ketika menampilkan Manah &#8212; penyanyi cokek terakhir di Tangerang. Luar biasa. Anda membangkitkan memori masa kecil saya.</p>
<p>Maaf! Saya belum memperkenalkan diri. Ibu saya asli Betawi, ayah orang Jawa dari Jombang. Saya tidak ingin gede rasa dengan mengatakan di dalam tubuh saya mengalir gen Tionghoa. Yang saya ketahui, ibu saya berkulit kuning bermata sipit, dan asli Betawi dari Kwitang. Seingat ibu saya, neneknya adalah peranakan Tionghoa yang dimakamkan di Kramat Sentiong. Saya tidak pernah menelusuri semua itu.</p>
<p>Saya besar di lingkungan multietnis; Jawa, Betawi, Sunda, dan Tionghoa, di Cengkareng Barat. Tepatnya di Kp Rawa Bengkel. Saya tidak terwariskan kebencian apa pun terhadap etnis tertentu, termasuk Tionghoa. Ayah saya selalu mengatakan; pahami kultur mereka maka kita akan bersikap bijak melihat mereka. </p>
<p>Sejak masih kuliah, saya selalu mencari tahu soal eksistensi etnis Tionghoa di Indonesia. Sulitnya minta ampun. Saya diberi sejumlah buku karya Pramoedya Ananta Toer. Dari situlah saya banyak tahu soal Tionghoa, tapi kebanyakan di Jawa Tengah dan Timur. Saya lebih fokus tentang etnis Tionghoa di Jakarta. </p>
<p>Baru bebarapa tahun terakhir ini saya mendapatkan banyak informasi, tapi masih terlalu sedikit. Saya bersyukur mengenal Anda, meski hanya lewat  tulisan. Semoga Anda bisa memenuhi keinginan tahu saya lebih banyak</p>
<p>Terima Kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
