Adat & Tradisi: Apa dan Mengapa Seputar Imlek

Posted on Saturday, October 02 @ 13:26:59 PDT by xuan-tong
Adat Istiadat & Tradisi: Apa itu dewa dapur dan mengapa harus mengantarnya?

Dewa dapur itu adalah dewa kuno bahkan sejak dinasti Xia sudah ada penyembahan terhadapNya. Kitab klasik Li Ji sudah mencatat bahwa dewa dapur atau Zhao Jun itu adalah Zu Rong.

Kitab2 lainnya adalah kitab Zhuang Zi bab Da Sheng menulis “Zhao You Ji” dan dijelaskan secara spesifik oleh Sima Biao bahwa ” Ji itu adalah Zhao Shen (zhao Jun ) mengenakan jubah merah serta cantik”. Kitab Bao Pu Zi juga menjelaskan masalah Zhao Jun ini bahwa Zhao Jun mencatat perbuatan2 manusia.

Dewa dapur merupakan dewa utama dari 5 dewa rumah, dewa rumah itu adalah sbb: dewa sumur, dewa tiongcit, dewa pintu dan dewa kamar mandi. Dinasti Qing mengenal istilah 3 Zun dan 6 shen dimana 3 zun itu adalah Guan Yin dan 2 pengiringNya (Jin Tong Yu Nu) serta 5 dewa rumah, dimana dewa pintu itu ada 2(sepasang).

Kebiasaan membersihkan rumah pada tanggal 23 dan 24 itu adalah berasal dari legenda bahwa jaman dahulu itu manusia memiliki dewa yang disebut san shi shen yang mengikuti manusia bagaikan bayangan. Dewa ini adalah dewa yang reseh serta suka mengadu yang tidak2 kepada Yu Di. Lama kelamaan image manusia di mata Yu Di ini menjadi buruk. Suatu hari SanShi Shen ini mengadu kepada Yu Di bahwa manusia itu sukanya mengutuk Yu Di serta berencana melawan kekuasaan YuDi. Yu Di amat marah mendengar hal itu lantas membuat tanda sarang laba2 dirumah2 yang hendak dibantai. Dan memerintahkan Wang LingGuan utk membantai manusia pada tgl.30 dirumah2 yang ditandai dengan sarang
laba2 itu.

San ShiShen amat senang dan tidak pandang bulu semua rumah ditandai dengan sarang laba2. Zhao Jun mendengar hal ini amat sangat terkejut dan membuat suatu rencana bahwa pada tgl 23 hingga tgl 30 (hari menjemput Zhao Jun) semua rumah harus membersihkan dari segala macam kotoran dan semua rumah harus sudah bersih pada tgl.30. Jika tidak bersih pada tgl. 30 Zhao Jun tidak akan mau datang kerumah itu.
Hal ini dilaksanakan oleh semua manusia dan ketika tgl.30 Wang Ling Guan datang utk memeriksa amat terkejut melihat semua rumah bersih dan org2 bersembayang kepada para leluhur serta meminta perlindungan utk tahun depan, semoga tahun yang baru membawa harapan yang baru (Xin Nian Ru Yi).

Wang Ling Guan melaporkan hal ini kepada Yu Di, membuat Yu Di marah besar dan memeriksa San Shi Shen serta menggampar mulutnya sebanyak 300 kali dan menghukumnya di penjara langit selama2nya.

Kebiasaan membersihkan rumah ini menurut catatan kitab kuno Lu Si Cun Qiu sudah ada sejak jaman pemerintahan Yao dan Sun.

Kisah2 Zhao Jun mencatat perbuatan manusia juga sudah ada sejak lama.
Pada masa dinasti Ming dan Song kebiasaan mengantar Zhao Jun itu selalu disertai arak dan mengoleskan arak diseluruh rupang atau tulisan /papan dewa Zhao Jun. Dengan harapan Zhao Jun mabok dan tidak bisa melaporkan hal2 buruk manusia dengan baik.
Pada masa dinasti Ming dan Qing itu kebiasaan berubah menjadi menorehkan madu dan mempersembahkan yang manis2 kepada Zhao Jun.

Bbrp kisah menarik diantara kisah-2-nya adalah:
– pada masa dinasti Ming diceritakan bahwa ada satu pelajar yang hendak memperkosa pembantunya tapi untunglah si pembantu berhasil meloloskan diri. Pada saat kejadian itu istri si pelajar bermimpi ada 2 org yang sedang bercakap2, yang satu adalah Zhao Jun dan satunya adalah pembantunnya (Zhao Jun ada 2 pembantu yaitu Shan Guan dan E Guan). Pembantunya berkata ,”Org seperti ini perlukah kita putuskan garis keturunan atau memotong umurnya?” Zhao Jun berkata ,”Jgn dahulu, lebih baik kita lihat saja apakah org tersebut bisa menyesal atau tidak.” Istri si pelajar kaget dan esoknya menceritakan mimpinya kepada suaminya.

Sang suami amat terkejut dan tidak menyangka perbuatan buruknya bisa dicatat oleh Zhao Jun. Seketika itu dirinya amat ketakutan dan insaf atas perbuatan buruknya, ia juga menikahkan pembantunnya dengan pasangan yang cocok. Sejak hari itu pula ia banyak berbuat baik dan berusaha menjauhi kejahatan.

Kemudian istrinya bermimpi lagi bertemu dengan Zhao Jun. Zhao Jun berkata, “Bersyukurlah suamimu tidak lagi melakukan perbuatan buruk serta banyak berbuat baik bahkan menikahkan pembantunya dengan pasangan yang cocok. Atas perbuatan baik ini Saya khusus melaporkan hal ini kepada Yu Di dan minta agar umur suamimu diiperpanjang.”

– Kitab dinasti Han mencatat pada masa pemerintahan Xuan Di ada org bernama Yin ZhiFang melihat penampakan Zhao Jun. Yin adalah org yang miskin tapi baik hati.
Ketika itu Yin amat sangat kaget dan sujud. Saat itu pula ia memotong anjing peliharaannya untuk dipersembahkan pada Zhao Jun. Zhao Jun amat terharu dan memberi rejeki kepada Yin ZhiFang sehingga Yin menjadi org yang kaya raya tapi tetap baik hati dan rajin beramal serta rendah hati.

– Pada masa dinasti Qing upacara pengantaran Zhao Jun ke surga sudah amat umum bahkan cenderung berlebihan dan berbau menyogok Zhao Jun agar menceritakan hal2 yang baik saja. Zhao Jun diceritakan amat marah kepada satu keluarga yang berkelahi melulu, tidak akur sesama saudara, berlaku kejahatan, menyebar gosip2 yang tidak benar serta tidak mau berbuat baik, hobbynya menyogok para dewa.

Zhao Jun diceritakan menampakkan diri dan mengatakan, “Tidak perduli seberapa besar persembahanmu kepadaKu, tidak perduli berapa banyak hartamu, tidak perduli seberapa tinggi kedudukanmu. Hal2 itu tidak akan menggoyahkan diriKu utk mengatakan hal2 sebenarnya. Perbuatan2 baik dan menghindari perbuatan2 buruk itulah persembahan utkku. Jika kalian bisa berubah pada hari penyambutan diriKu , maka AKU akan
melindungi keluarga kalian.”

Dari cerita2 diatas, bisa kita ambil hikmahnya bahwa upacara pengantaran Zhao Jun pada tgl 23-24 itu adalah upacara intropeksi diri kita dan pada tgl.30 upacara penyambutan Zhao Jun adalah upacara bagi diri kita agar bisa berbuat baik lebih banyak lagi. Persembahan sederhana tapi tulus lebih berharga daripada persembahan
mewah.

Membersihkan rumah, mencat dan memperbaiki rumah selama 6 hari adalah hal yang dapat dikatakan kita juga merawat rumah yang telah kita diami selama setahun itu.

One thought on “Adat & Tradisi: Apa dan Mengapa Seputar Imlek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s