Komuso – Rahib Zen Bertudung Keranjang Memainkan Seruling

Budaya-Tionghoa.Net | Komuso  (komoso) adalah  rahib mendicant dari sekte Fuke , sebuah sekte Zen di Jepang. Para rahib tersebut mengenakan tudung kepala berbentuk keranjang yang terbuat dengan bahan anyaman. Para rahib juga memainkan seruling bambu [sakuhachi] . Komoso sendiri berarti “straw mat monk” , kemudian artinya berkembang menjadi “priest of nothingness”.  Sekte Fuke berasal dari Tiongkok di abad ke sembilan dan masuk ke Jepang disekitar abad 13 M.

Salah satu dari para pendiri mereka terkenal dengan kebiasaan berjalan disekitar biara sambil membunyikan sebuah bel untuk memanggil para rahib untuk bermeditasi. Ketika banyak rahib Zen mempraktekkan sitting meditation  untuk mencapai pencerahan, sekte Fuke mengajarkan para rahib untuk meditasi dengan memainkan nada tertentu [takuhatsu] dengan seruling bambu. Para rahib juga memainkan nada tertentu ketika mencari sedekah dalam bentuk uang maupun makanan di jalan , atau ketika mereka melakukan perjalanan ke biara lain yang menyimpan relik buddhist  dan melakukan kopi terhadap buku-buku tertentu. Mereka mengenakan tudung kepala seperti itu untuk menutup identitas mereka dan mengontrol ego mereka.

Continue Reading

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s