Kiamat 2012 Tidak Berdasar

Budaya-Tionghoa.Net | Sebuah penemuan baru arkeologi di Guatemala telah membuktikan bahwa klaim seorang Maya bahwa tahun 2012 akan menjadi tahun terakhir bagi umat manusia , sama sekali tidak berdasar. Selama beberapa tahun , para arkeolog menemukan kalender dinding disebuah bangunan kecil di Guatemala yang berakhir pada tanggal 21 Desember 2012.

Penemuan  , seorang figur raja Maya dan kalender di dinding yang baru , tidak membuktikan klaim “akhir dunia”. Kalender yang baru ditemukan digunakan orang Maya untuk menghitung pergerakan bulan , Mars dan Venus yang menampilkan pergerakan akurat tahun , bulan dan hari. Sehingga dapat dikatakan bahwa catatan kalender Maya yang ditemukan sebelumnya dan menjadi heboh dengan “akhir dunia” – sama sekali tidak berdasar.  Menurut Marc Zender , seorang pakar Maya dari Universitas Tulane , Amerika Serikat , kalender yang baru ditemukan ini jauh dari tanggal “kiamat” 2012. Orang Maya dipercaya sangat piawai dalam masalah waktu dan sistem kalender (Xinhua , 11 Mei 2012)

Sebelumnya , pihak NASA (http://www.nasa.gov) membantah kiamat 2012 ini dan kalender Maya tidak ada bedanya dengan kalender yang kita jumpai di dinding dapur dan tanggal 31 Desember di kalender itu bukan akhir dunia , tetapi permulaan periode baru seperti halnya tanggal 1 Januari. Beredar pula hoax seperti planet Nibiru dan planet X , yang oleh pihak NASA hanya fiksi dan tidak punya landasan dan bukti ilmiah.


[ Foto Ilustrasi : Scenes from the motion picture “2012.” Courtesy Columbia Pictures.]

REFERENSI :
Xinhua , New discovery proves Maya’s “world end” claim totally groundless” , 11 Mei 2012
http://www.nasa.gov/

Budaya-Tionghoa.Net | Facebook Group Tionghua Bersatu