Polisi Thailand Memerintahkan Penahanan Terhadap Para Prajurit Yang Terlibat Pembunuhan Belasan Pelaut Tiongkok

Budaya-Tionghoa.Net | Polisi Thailand memerintahkan penahanan terhadap sembilan prajurit  Thai atas dugaan keterlibatan pembunuhan terhadap 13 pelaut Tionghoa di Sungai Mekong tahun kemaren seperti yang dilaporkan media Thailand hari Selasa.

Pansiri Prapawat, wakil kepala polisi Thailand, mengatakan bahwa 109 saksi di-interview  berkaitan dengan pembunuhan sadis tersebut , menurut yang diberitakan oleh Bangkok Post. Para pelaut sedang berada di dua kapal kargo ketika mereka diserang oleh kelompok bersenjata pada tanggal 5 Oktober tahun lalu.

Pansiri mengatakan bahwa buronan Thai  , Olarn Sompongphan, alias Chamras, telah berkerjasama dengan anggota gang untuk menyerang korban.

Olarn terlibat dalam obat-obatan terlarang dan juga sedang dicari karena kasus pembunuhan mantan pejabat tinggi di Chiang Rai tahun lalu. Diyakini Olarn telah melarikan diri ke daerah perbatasan yang berada dibawah kendali kelompok Wa di Myanmar.

Tiongkok , Thailand , Myanmar dan Laos telah melancarkan upaya penegakan hukum bersama untuk melindungi kapal kargo dan menindak tegas perdagangan narkoba di sepanjang sungai Mekong.

Raja obat terlarang , Naw Kham , ditangkap di Laos pada bulan April dan di ekstradisi ke Tiongkok karena diduga terkait dengan pembunuhan tersebut. (Xinhua , Bangkok Post)

Budaya-Tionghoa.Net | Facebook Group Tionghoa Bersatu