Professor Higgs Berkata “Partikel Tuhan” Sebuah Lelucon

Budaya-Tionghoa.Net | Professor Peter Higgs dari Universitas Edinburg menjadi fokus perhatian setelah penemuan terakhir tentang Higgs-Boson , sebuah partikel yang diberi namanya atau sering disebut juga God Particle (Partikel Tuhan) .

Higgs tidak mengatakan bahwa temuan ilmiah tersebut adalah lelucon, tetapi mengacu pada nama “Partikel Tuhan” , dalam konferensi pers yang diadakan di Universitas Edinburg. Nama “Partikel Tuhan”  tidak berhubungan dengan dirinya dan hanya lelucon.

Professor Higgs mengklarifikasi bahwa nama partikel tersebut berasal dari sebuah buku, dimana penulis pada awalnya menggunakan judul “Goddamn Particle” karena Higgs – Boson sulit ditemukan , tetapi pihak editor tidak menyukainya dan merubahnya menjadi “God Particle”. Nama itu tidak digunakan oleh para fisikawan , tetapi menjadi menarik untuk masyarakat umum.

Ketika ditanya apakah temuan tersebut akan membuatnya menerimah hadiah Nobel , Higgs menjawab : “Saya tidak tahu , karena saya tidak memiliki teman di Komite Nobel.”

Ilmuwan terkenal dunia , Stephen Hawking mengatakan bahwa temuan terbaru akan membawa hadiah Nobel bagi Professor Higgs dan Hawking mengakui bahwa dirinya kehilangan 100 USD karena dia bertaruh bahwa High Boson tidak akan ditemukan.

Ketika menjawab pertanyaan dari Xinhua , Professor Higgs memuji kolaborasi internasional dalam mencari partikel Higgs Boson. Dia mengatakan bahwa peralatan eksperimen Large Hadron Collider yang berbasis di Eropa merupakan kontribusi dari ilmuwan-ilmuwan dari negara lain seperti Tiongkok , Jepang dan India , dan banyak negara lainnya.

Sekarang Universitas Edinburgh berencana untuk mempertemukan para ilmuwan dari seluruh dunia untuk lebih mengeksplorasi rahasia luar Higgs boson, di sebuah pusat baru yang diambil dari nama Profesor Higgs sebagai Higgs Centre for Theoretical Physics..

Profesor Richard Kenway, Centre’s International Steering Committee, mengumumkan keputusan ini dalam konferensi pers. University of Edinburgh telah mengeluarkan biaya awal  sebesar 750.000 pound untuk staf akademik baru, mahasiswa dan pengunjung internasional di pusat .

“Penemuan Higgs boson melengkapi gambaran kita tentang partikel elementer yang dikenal, tetapi ini hanya mencakup  empat persen dari alam semesta”, kata Profesor Kenway. “Kami yakin bahwa Pusat Higgs dapat membimbing kita mencari apa bahan lain penyusun alam semesta.” (Sumber : Xinhua)Budaya-Tionghoa.Net | Facebook Group Tionghoa Bersatu