Gunung Religius Di Tiongkok “Go Public” ?

Budaya-Tionghoa.Net | Empat gunung keramat Buddhist menjadi topik panas minggu ini. Mount Putuo Tourism Development Co. didirikan oleh tiga perusahaan turisme lokal yang berbasis di Zhouzhan dan merencanakan untuk go public dalam dua tahun , menurut kantor berita Xinhua. 
Perusahaan ini mengoperasikan turisme di sekitar gunung dan bertujuan untuk meraih perolehan paling sedikit 7.5 miliar yuan atau sekitar 1.18 miliar USD , seperti yang diberitakan oleh Xinhua. General Manager perusahaan , Ma Jiantao mengatakan bahwa kuil-kuil Buddhist yang ada disekitar gunung tidak termasuk dalam daftar proyek. Pengunjung yang datang ke kawasan ini dilaporkan berjumlah 5 juta orang di tahun 2011.

Gunung Putuo (Potalaka) , terletak 20 mil dari garis pantai dan terkadang disebut sebagai “surga Buddhist diatas laut”, dan dianggap sebagai satu dari empat gunung Buddhist di Tiongkok dan juga termasuk sebagai panorama terbaik di Tiongkok. Di gunung ini juga terdapat beberapa kuil Buddhist.

Sebelumnya di tahun 1997 , Mount E’Mei Tourism Development Co. , yang bermarkas dikawasan barat provinsi Sichuan juga go public pada bulan Oktober 1997. Perusahaan serupa di Gunung Wutai , di kawasan barat provinsi Shanxi juga mempersiapkan untuk go public sejak tahun 2010 dengan nama Mount Wutai Investment Co.

Mount Jiuhua Tourism Development Co. dengan kawasan Gunung Jiuhua di provinsi Anhui , gagal dalam usaha go public di tahun 2004 dan 2009 , tetapi sedang mencoba upaya yang ketiga kalinya dan aplikasi IPO-nya sedang berada dibawah pertimbangan China Securities Regulatory Commission,.

Reaksi publik menjurus negatif . Salah satu pandangan kontra mengatakan bahwa tanpa reputasi religi , bagaimana mungkin Gunung Putuo dapat menarik pengunjung?. Gunung Buddhist di Tiongkok telah terseret dalam gelombang komersialisasi satu demi satu . Yan Can , wakil ketua Asosiasi Buddhist di provinsi Henan mengatakan bahwa gunung-gunung Taoisme akan terseret juga dalam gelombang komersialisasi ini. Dan ini adalah tragedi moral untuk siapapun , seperti yang dikutip dari Wall Street Journal.

Seorang investor terkemuka di Tiongkok , Xue Manzi , berpandangan bahwa tempat-tempat religius tidak seharusnya go public. Pasar modal telah dikembangkan di negara barat selama ratusan tahun , tetapi tidak seorangpun yang mendengar sebuah gereja go public?” (Sumber : Wall Street Journal , Xinhua)