Tiga Ekor Piranha Mengeroyok Seorang Pria di Liuzhou

[Photo :  News.Cn ]

Budaya-Tionghoa.Net | Seorang pria diserang oleh tiga ekor ikan ganas yang menggigit pembuluh darah di tangannya ketika sedang memandikan anjingnya di Sungai Lujiang.  Pria itu, Zhang Kaibo , 31 tahun , penduduk Liuzhou , kawasan otonomi Guangxi-Zhuang  , diserang oleh ikan-ikan ganas tersebut. Salah satu ikan menggigit tangan kirinya dan tidak melepaskan gigitannya sampai tangan Zhang mengeluarkan darah. 

Seorang teman Zhang yang bersamanya saat itu ikut tergigit jarinya. Setelah kejadian itu Zhang berusaha menyembuhkan lukanya yang terus berdarah.  Zhang seketika menjadi seleb dadakan di internet setelah dia mempublikasi beberapa foto bangkai ikan dan tangannya yang terluka dalam jaringan mikro-blog.

Zhang yakin bahwa ikan tersebut adalah ikan Piranha seperti yang dikutip dari China Daily seraya menyebutkan ciri-ciri ikan yang memiliki gigi tajam dan bermata merah. Sekilas bentuknya mirip dengan ikan air tawar “white butter” yang juga berasal dari Amazon yang biasa menjadi santapan makanan.

Jiang Zhiqiang , seorang professor dari Dalian Ocean University , mengatakan bahwa ikan air tawar jenis “white butter” memang dapat dikonsumsi dan diimpor sebagai makanan. Sementara ikan Piranha merupakan terlarang untuk diimpor , tetapi beberapa orang secara ilegal menjadikannya ikan hias , kata Jiang kepada China Daily.

Ikan Piranha tidak mempunyai musuh alami di sungai Tiongkok , yang membuatnya sulit untuk dibunuh tanpa kontrol efektif. Otoritas terkait segera mengunjungi lokasi untuk mencoba menangkap ikan yang berbahaya. Tapi tentunya tidak mudah menangkap dua ekor ikan di sungai yang luas itu.

Tiongkok mengkonfirmasi kehadiran 520 varietas spesies asing termasuk 268 tanaman dan 192 binatang , serta mikro organisme. Kerugian ekonomi yang disebabkan oleh hanya 13 spesies asing melampaui 57 miliar yuan atau 9 miliar USD setiap tahunnya menurut statistik oleh Chinese Academy of Agricultural Sciences. ( Sumber : China Daily , Xinhua )