Kaitan Antara Yuanxiao Dengan Dongfang Shuo

Photo : Philo Vivero

Budaya-Tionghoa.Net | Yuanxiao secara umum dianggap pesta lentera rakyat dan pesta lentera ini sebenarnya berasal dari dinasti Han. Arti kata Yuanxiao sebenarnya adalah bulan purnama di bulan pertama, Dan arti kata Yuanxiao adalah perayaan menyambut bulan purnama dibulan pertama. Jika dikaitkan dengan Dongfang Shuo, sebenarnya itu adalah legenda rakyat. Dalam satu peristiwa Dong melihat satu gadis pelayan istana yang hendak bunuh diri. Gadis itu bernama Yuan Xiao yang putus asa karena sejak masuk istana tidak bisa mudik untuk berkimpul dengan keluarganya.

Dong berusaha menolong gadis itu dengan membuka layanan ramalan di jalanan ibukota Chang An (Xi’an ) . Tokoh populer seperti Dong bisa menarik massa untuk antri , dan setiap ramalan hasilnya adalah tanggal 16 bulan 1 , tubuh terbakar. Rakyat menjadi geger dan Dong berkata bahwa pada tanggal 13 malam , Dewa Api akan mengirimkan utusan untuk membakar ibukota . Dong kemudian berkata lagi,”Saya akan menyerahkan apa yang telah saya catat atas perkataan Mereka kepada kalian, kalian harus menyerahkan kepada kaisar dan kaisar harus berpikir bagaimana caranya mengatasi bencana ini.” Setelah itu Dong langsung melemparkan selembar kertas merah dan rakyat mengambilnya.

Rakyat kota Chang An berbondong-bondong menyerahkan tulisan itu kepada kaisar Han Wudi. Kaisar menerima kertas itu dan ia terkejut membaca tulisan yang berisi,” Kota Chang An dalam bencana, api membakar istana, api tanggal 15, menyala membara di malam Xiao.”Kaisar kemudian mencari Dong yang terkenal banyak akal dan berpengetahuan luas untuk mencari jalan keluar dari bencana yang akan menimpanya.

Dong kemudian menjawab bahwa Dewa Api sangat gemar tangyuan (onde) si gadis Yuan Xiao bisa diperintahkan membuat onde . Dong memberikan nasehat agar Kaisar memerintahkan si gadis pelayan dan juga rakyat untuk membuat onde pada tanggal 14 sebagai penghormatan pada Dewa Api. Dan tanggal 15 malam untuk menyalakan lampion sehingga ibukota terlihat seperti terbakar. Juga rakyat diluar gerbang kota dipersilahkan masuk untuk berkumpul menyaksikan lampion dan terhindar dari bencana.  Kaisar kemudian memerintahkan semua hal yang dianjurkan oleh Dong. Pada tanggal 15 malam, keluarga Yuanxiao datang ke ibukota dan mereka terkejut melihat ada lentera yang bertuliskan Yuanxiao, mereka berteriak memanggil Yuan Xiao, akhirnya satu keluarga bisa berkumpul.

Tentu saja bencana yang diramalkan oleh Dong tidak terjadi, karena murni rekayasa Dong, kota Chang An tidak terjadi bencana dan rakyat amat senang melihat keramaian pada malam itu, sehingga memerintahkan setiap tanggal 15 bulan 1 perayaan tersebut dilaksanakan. Secara jelas hal ini bukan kejadian sesungguhnya pada masa dinasti Han tapi cerita ini bisa dikatakan timbul pada jaman dinasti Song atau setelah dinasti Song. Kaitan perayaan dengan Dong Fangshuo sebenarnya terlalu mengada-ada karena pada masa kaisar Han Wendi ( 202 – 157 SM ) sudah diadakan. Legenda asal usul pesta lampion ada beberapa, antara lain dikaitkan dengan kaisar Han Mingdi (28 AD-75AD ) dengan agama Buddha.

Continue Reading

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s