Kaisar Qing Renzong (Jiaqing , 1796-1820)

Aisin Gioro Yongyan (1760-1820) atau Kaisar Qing Renzong (Jiaqing , 1796-1820) mewarisi kekuasaan atas kekaisaran Qing yang sudah melalui masa emas dalam tiga masa kekuasaan Kangxi , Yongzheng dan Qianlong. Suatu fasa dimana Tiongkok mencapai rekor wilayah dalam sepanjang sejarahnya. Disisi lain Yongyan juga menanggung beban dari pencapaian kaisar pendahulunya. Masa pemerintahan ayahnya , Aisin Gioro Hongli  (Qing Gaozong , Qianlong) meninggalkan sejumlah masalah seperti korupsi yang dilakukan Niuhuru Heshen (Ho-shen). Continue Reading

Advertisements

Sino-Vietnamese War Di Masa Qianlong

.

Budaya-Tionghoa.Net | Diabad 18 , Bangsa Vietnam menyebut diri mereka sebagai Dai Viet.  Seperti halnya Burma yang berbatasan langsung dengan Tiongkok , Vietnam juga dibanjiri arus migrasi dari Tiongkok yang berprofesi sebagai penambang , pedagang , pengangguran sampai bandit yang berasal dari Sichuan , Yunnan , Guangxi.

Di Vietnam Utara , pusat pemerintahan berada di Hanoi [Thanglong, 昇] dibawah kekuasaan dinasti Le [1427-1788]. Dinasti Le membuat usaha yang tidak efektif untuk mengusir penambang asala Tiongkok di tahun 1767 setelah ribuan Cantonese yang berasal dari dua prefektur Guangdong  mulai bertempur satu sama lain sehingga mengancam stabilitas sosial politik di Vietnam

Pemerintah Qing lantas mengeksekusi pemimpin utama kelompok Cantonese yang terlibat dalam pertempuran tersebut setelah mereka dikembalikan ke Tiongkok. Sebagian besar lainnya dikaryakan sebagai “serf” di kawasan Xinjiang.

Ada tiga pria yang dikenal sebagai Tayson [西山] bersaudara yang berasal dari selatan-sentral Vietnam mengambil keuntungan dari ketidakstabilan yang terjadi dan di tahun 1786 memimpin pemberontakan melawan dinasti Le di utara kemudian menduduki Thanglong. Kaisar Le meninggal . Cucunya dan suksesornya didampingi sejumlah anggota dari keluarga bangsawan Le mengungsi ke Guangxi dan memohon intervensi militer kepada pemerintah Qing untuk merestorasi keadaan.

Continue Reading

Si Ku Quan Shu – Ensiklopedia Klasik Terbesar Di Dunia

Xuan Tong| Si Ku Quan Shu yang dibuat atas perintah kaisar Qian Long , merupakan suatu buku yang teramat sangat banyak jumlahnya. Bahkan amat banyaknya sehingga dapat dikatakan kalau orang sejak lahir dan setiap hari membaca 3000 kata-kata Wen Yan Wen selama 10 jam sehari walau sampai umur 80 tahunpun belum selesai membacanya. Berjumlah 2.229.000 halaman dan 800 juta kata. [Catatan Admin : Jumlah artikel Siku Quanshu hanya bisa dikalahkan oleh wikipedia internasional dan wikipedia chinese , proyek ensiklopedia dimasa modern yang disunting oleh seluruh masyarakat dunia. ]  Terbagi empat bagian yaitu se , jing , zhi dan ji , 4 warna , hijau , merah , biru dan abu yang melambangkan 4 musim. 3,5 kali lipat banyaknya dibandingkan YongLe DaDian. Dan dibuat sejak  tahun 1772 selama 15 tahun dan disalin atau ditulis.
Semua awalnya ada 7 set lengkap yang ditaruh di 7 tempat atau sering disebut bei si ge (utara 3 gedung) dan nan san ge(selatan 3 gedung), atau yang disebut Wen Yan Ge (di istana), Wen Yan Ge ( Yuan Ming Yen),Wen Jin Ge (Cheng De), Wen Hui Ge (Yang Zhou), Wen Zhong Ge (Zhen Jiang), Wen Lan Ge (Hang Zhou). Continue reading