Kwa Geok Choo (1920-2010) : Menara Kekuatan Bagi Lee Kuan Yew

Photo : Lee Kuan Yew & Kwa Geok Choo , channelnewsasia.com

Budaya-Tionghoa.Net |   Kwa Geok Choo merupakan istri dari figure terkemuka Singapura , Lee Kuan Yew. Kwa GC dilahirkan pada 21 Desember 1920 ,  merupakan putri  dari Kwa Siew Tee , general manager Oversea-Chinese Banking Corporation (1935-1945) .Kwa menempuh kuliah di sekolah perempuan Methodist di Singapura. Setelah lulus Kwa melanjutkan pendidikan di Raffles College di bidang seni dan lulus pada tahun 1947.

Di bulan Agustus 1947 , Kwa berangkat ke Inggris dan meraih beasiswa Queen Scholarship untuk studi bidang hukum di Girton College – Cambridge University dan menjadi wanita pertama dari Malaya (Singapura ketika itu belum berdiri) yang lulus dengan memuaskan dari Cambridge. Di akhir tahun Kwa menikah dengan Lee Kuan Yew. Kwa dan Lee kembali ke Singapura melalui kapal Belanda Willem Ruys meninggalkan London pada 14 Juli 1950. Di Singapura mereka menikah kembali pada 30 September 1950. Pasangan ini dikaruniai tiga anak , Lee Hsien Loong , Lee Hsien Yang dan Lee Wei Ling.

Continue Reading

Advertisements

Para Siswa Shanghai Menciptakan Sistem Pemadam Api Yang Efisien

 

Budaya-Tionghoa.Net | Siswa siswa Shanghai telah menciptakan sebuah sistem pemadam bangunan yang mereka klaim dapat segera beraksi dalam selang waktu 10 detik , menurut Shanghai Daily.

Jika dibandingkan dengan sistem konvensional yang memerlukan waktu beberapa menit maka pencapaian siswa-siswa muda ini luar biasa.  Penemuan mereka dipuji oleh pemadam kebakaran dan akan diperkenalkan ke sekolah-sekolah dan gedung pemerintahan untuk ujicoba lebih jauh . Continue reading

Perang Melawan Kanker : Dari Helsinki Ke Singapura

Budaya-Tionghoa.Net | Ilmuwan dari National University of Singapore (NUS) telah menemukan cara untuk membunuh sel kanker . Penemuan ini membuka jalan bagi pengobatan kanker yang lebih efektif  , kata tim peneliti NUS , seperti yang dikutip dari Xinhua.

Para ilmuwan berasal dari Department of Biological Sciences and Mechanobiology Institute , mengatakan bahwa senyawa yang dihasilkan dalam penelitian ini dapat menghilangkan energi dari sel kanker dan menghentikan mereka agar tidak tumbuh menjadi tumor. Senyawa ini menjalani uji pra-klinis sebagai obat potensial. Continue reading